The World Of “Jessica Is Jessica”

Sosoknya makin wara-wiri di layar televisi semenjak memandu sebuah program musik populer bernama Dahsyat. Dengan gaya innocent dibalut girlie terlebih ungkapan-ungkapan komikalnya yang terlontar itu tak ayal membuat penonton terpingkal-pingkal penuh tawa. Apalagi di Dahsyat, ia sering dihadapkan oleh komedian ‘lugu’ lainnya seperti Olga Syahputra. Lingkungan program musik yang penuh dengan atmosfer komedi, membuatnya harus bermanuver dalam menciptakan lelucon-lelucon segar. Wanita itu adalah Jessica Iskandar. Meski terbilang baru dalam dunia host dan komedi, toh peformanya langsung membuat stasiun televisi lainnya ikut menggandeng dirinya dalam salah satu program komedi mereka.

Karir Jessica Iskandar terbilang gemilang. Meski awalnya harus tertatih-tatih. Mengawali karirnya di dunia modeling kemudian mencoba ikut berbagai casting yang ternyata masih gagal tak menyurutkan langkahnya untuk maju. Gadis kelahiran 29 Januari 1988 ini pun menemukan titik terang karirnya di dunia akting melalui debut perdananya sebaga aktris utama di film remaja “Dealova”. Kini Ia pun menjejali lebih banyak profesi di dunia entertain. Tak hanya host dan komedian dilakoninya. Di tahun yang sama saat menggeluti kedua profesi tersebut, Jessica pun nekat mencoba bidang tarik suara. Tak berhenti sampai di situ, Jessica juga menulis buku pertamanya yang bertajuk ‘JEDAR’ Jessica is Jessica yang mengupas tentang kehidupan pribadi dan perjalanan karirnya.

Jessica yang memiliki sejumlah fans yang loyal, mendeklarasikan diri sebagai Jessilicious. Nama Jessica Iskandar pun kini lebih dikenal oleh para fans-nya dengan sebutan JEDAR. It means Jessica Iskandar! Di luar dari bidang entertainment, JEDAR juga menjadi seorang representatif untuk sebuah produk kosmetik Internasional ternama. Di sela-sela kegiatannya sebagai ambassador produk wanita tersebut di Bali (24/3) lalu, JEDAR menyempatkan diri untuk bertemu dengan reporter Money & I Putra Adnyana. Dalam perbincangan hangat tersebut, Jessica membagi ceritanya kepada pembaca Money & I seputar kesibukan dan beberapa karir barunya. Berikut wawancara kami dengan JEDAR!

Bagaimana kesan Anda terpilih sebagai brand ambassador sebuah produk kosmetik Internasional yang sudah punya nama besar?
Sangat senang dan bangga, karena telah diberi kepercayaan untuk membawa nama dari sebuah brand berskala Internasional yang sejak dulu telah mempengaruhi dunia kecantikan wanita Indonesia. Karena memang pada dasarnya saya pengguna Revlon dan menyukai produk ini, jadi tidak ada halangan yang berarti bagi saya untuk menjadi brand ambassador mereka. Apalagi orang Indonesia sudah sangat familiar dengan produk kosmetik.
Apakah Jessica termasuk wanita yang ‘gila’ fashion?
Kalau dibilang penggila fashion, enggak juga sih ya! Saya sih bisa dibilang suka sesuatu yang indah-indah. Saya mencintai make-up, saya mencintai fashion dan saya suka tampil cantik. Setiap perempuan saya pikir memang wajib untuk tampil cantik dan memelihara kecantikannya.

Anda menggeluti hampir seluruh elemen dunia entertainment, mulai dari modeling, akting, menyanyi dan pembawa acara. Bagaimana itu bisa terjadi?
Jadi dulu dari modeling, lanjut main film, sinetron, FTV, MC, penyanyi hingga komedian seperti sekarang, terus sekarang nulis buku. Sebenarnya semua itu masih dalam lingkup dunia entertainment yang saling berkesinambungan. Tentu bisa berhubungan erat satu sama lain. Selama jalurnya positif dan selama ada jalannya, kenapa nggak diambil kesempatan itu. Selama berasa aku mampu dan aku senang. Jadi aku merasa bersyukur bisa berada di titik ini dan bisa mencoba segala macam hal.

Sebenarnya apa cita-cita Jessica sesungguhnya, apakah memang ingin jadi entertainer?
Ya, karena ini memang lebih passion saya sendiri sih. Oh ya dulu saya punya cita-cita buat bisa ngebangun rumah sendiri di usia 20 tahun. Dan ketika saya berumur 17 tahun saya mulai berpikir hal apa yang bisa saya kerjakan untuk bisa meraih cita-cita tersebut. Kebetulan pas lulus SMA, saya belum langsung ngambil kuliah. Jadi saya terpikir gimana kalau jadi model, maka saya pun akhirnya ikut sekolah modeling dulu. Pikiran saya waktu itu jadi model lumayan gajinya bisa ditabung sedikit demi sedikit. Yang penting melakukan yang terbaik dan menunjukan profesionalisme. Saat ini saya mencoba melakukan segala sesuatu yang tentunya bisa saya lakukan, entah itu modeling, casting untuk iklan atau photo shoot.

Pernah mengalami fase terpuruk dalam karir?
Setiap pekerjaan pasti menemukan fase dimana kamu akan merasa ‘down’. Tapi saya tidak menganggap hal itu sebagai hambatan. Saya selalu bepikir begini, mungkin hal ini lagi nggak lancar seperti biasanya atau tidak baik seperti sebelumnya. Paling diambil hikmahnya dan dipelajari, biar nggak diulangi lagi.

Bagaimana Anda menemukan bakat menjadi seorang komedian?
Ya, saya tentu belajar banyak dari senior-senior komedian lainnya. Intinya sih, jangan menutup diri, mencoba sesuatu yang baru, serta mengembangkan ke hal-hal yang lain dan positif

Soal buku, Jeesica juga menulis autobiografi, bisa ceritakan bagaimana ide itu bisa muncul?
Judul bukunya Jedar, Jessica Is Jessica. Kebetulan saat sedang syuting di rumah saya, ada penulis buku datang. Ya sudah saya langsung todong aja dia kalau saya pengen nulis buku. Di buku itu, saya berbagi pengalaman, puisi-puisi, serta perjalanan karir saya. Pokoknya saya ingin sharing segala sesuatu yang terjadi dalam hidup saya. Memang dari kecil saya sering nulis diary.

Jadi Jessica juga suka baca buku dong?
Saya banyak baca buku dan terinspirasi dari kutipan-kutipan motivasi penulisnya. Saya banyak baca buku biografi.

Dengar-dengar Jessica juga tengah bersiap membuka sebuah usaha pribadi, apa benar?
Ya, saya sekarang berbisnis kuliner. Karena saya niatnya ingin membuka pekerjaan buat para fans saya. Kebetulan ada kesempatan, dimana saya punya partner di Medan. Jadi kita bersama-sama bikin usaha. Ini usahanya berkonsep franchise dengan nama House of Jedar. Ada 3 lantai yaitu lantai 1 ada bakso, lantai 2 nasi goreng, sementara lantai 3 kopi dan pasta. Dari situ saya ingin mengajak fans-fans saya yang sedang lagi cari kerja buat gabung ke usaha saya itu. Mereka kan jadinya bisa training dan sekalian mengembangkan bakat. Launching warung makannya sendiri bulan April ini.

Akan ada berapa franchise nantinya?
Sekarang baru di Medan saja sih.

Apa impian yang belum tercapai?
Ingin keliling dunia sih! Hehehe…. Pastinya saya juga ingin semuanya maju bersama-sama. Berharap semua mampu berkesinambungan. Apalagi saya masih muda dan ingin mencoba banyak hal yang baru.

Related News

Leave a Reply

Flag Counter

Copyright © 2020 LESTARI MEDIA. All Rights Reserved . Designed by Literatur Negeri