It’s Not Magic, It’s Mindvolution!

Pria kelahiran Denpasar, 15 Desember 1984 ini ingin meluruskan informasi terkait istilah Hipnosis yang beredar di masyarakat. Bahwa sejatinya, Hipnoterapi bukanlah sebuah sihir tapi ini merupakan metode, ilmu Psikoneurofisiologis yang memiliki kajian ilmiah atau berkaitan dengan science. Pria yang memperkenalkan dirinya sebagai Mind Power & Behavior Consultant ini pun memantapkan passion-nya dalam pengembangan bidang Hipnoterapi melalui klinik yang ia dirikan yakni PT. Astha Brata Wicaksana. Pasien-pasiennya pun kini datang dari berbagai kalangan, semisal pejabat, corporate, kalangan remaja, orang tua, hingga entrepreneur sekalipun. Kepada reporter Money & I, pria yang juga memiliki hobi bermain gitar ini membagikan ilmunya perihal Hipnoterapi serta usaha yang tengah ia kembangkan kini. Berikut pentikan wawancaranya!

Bisa jelaskan apa sesungguhnya Hypnotherapy itu?
Hypnotherapy adalah teknik terapi yang telah terbukti secara ilmiah mampu mengatasi berbagai masalah yang berhubungan dengan aspek mental, emosi, kejiwaan dan pikiran dengan cepat, efektif, efisien dan hasil terapi yang permanen. Kalau saya baca dari berbagai macam sumber buku ataupun media, dipaparkan bahwa ada gejala dimana rata-rata 90% orang sehat itu ternyata rawan memiliki permasalahan mental. Dari fenomena itulah, saya berangkat untuk mendalami hipnoterapi ini. Bahwa sesungguhnya profesi hipnoterapis ini sangat dibutuhkan ke depannya oleh masyarakat urban. Hipnoterapi ini banyak sekali pengembangannya seperti membantu dalam persoalan bisnis, mengatasi trauma, meningkatkan percaya diri bahkan mampu mengatasi kecanduan merokok. Karena manusia itu sendiri memiliki pola-pola. Manusia itu terstruktur dari pola pikir, pola rasa, pola komunikasi dan pola prilaku. Awalnya kan sudah jelas nih pola pikir itu sangat fundamental peranannya. Artinya kalau seseorang tindakannya bermasalah, berarti mindset-nya bermasalah. Oleh karena itu, hal tersebut dapat diatasi dengan jalan salah satunya hipnoterapi.

Apa yang membuat Anda sangat begitu tertarik mendalaminya?
Saya tahu Hipnoterapi dari buku-buku. Sebelumnya saya pernah ikutan pelatihan NLP (Neuro-Linguistic Programming) secara intensive. Dari sana kemudian saya baru tahu kalau ada metode lain seperti hipnoterapi. Kemudian saya googling, barulah ketemu tempat belajarnya yang pas dan berkualitas.Dan saya memutuskan untuk memperdalam Hipnoterapi di Adi W. Gunawan Institute Of Mind. Saya juga beruntung dapat belajar secara langsung mengikuti program pelatihan secara intensif dari John Kehoe (seorang maestro mind power nomor 1 di dunia) . Saya sendiri memang dari dulu suka berorganisasi dan juga terlibat dalam kegiatan marketing, sehingga tanpa disadari bahwa saya juga punya bakat untuk memotivasi orang. Saya selalu senang membangkitkan semangat orang-orang untuk menemukan dan mengejar keinginannya, serta menyadari potensi terbaik yang mereka miliki.

Apakah semua orang bisa menjadi seorang hipnoterapis?
Siapapun bisa kok jadi hipnoterapis, yang penting punya passion dan lugas dalam berkomunikasi. Ada kok yang gagal hanya karena ia tidak percaya diri dalam komunikasi dengan pasien, tidak memahami hypnotherapeutic protocol dan teknik-teknik secara mendalam atau juga karena ia masih belum sepenuhnya memiliki passion di bidang ini. Saya pun sekarang masih tetap belajar dan belajar, agar makin banyak ilmu baru yang bisa saya dapatkan. Terakhir saya mengambil kelas untuk memahami perilaku manusia, CBC (Certified Behavior Consultant) untuk memperkaya metode dalam praktek saya.

Lalu apa yang membedakan Hipnoterapi dengan acara-acara Hipnosis di televisi atau pun pertunjukan sulap?
Banyak sekali informasi yang kurang tepat, bahwa kita di hipnosis itu kita ditipu. Sebenarnya dalam kondisi yang sederhana setiap harinya kita mengalami kondisi hipnosis tersebut. Sebagai contoh, ketika kita dipanggil oleh seseorang tapi kita mengabaikan panggilan tersebut karena kita sedang asik melakukan sebuah aktivitas. Inilah yang bisa dikatakan bahwa seseorang tersebut sedang di-hipnosis oleh suatu hal yang tengah fokus ia kerjakan dan mencuri perhatiannya sehingga mengabaikan hal di sekeliling. Atau ketika Anda menonton film horror, pasti Anda akan merasakan ketakutan,merinding.

Padahal Anda tidak mengalami peristiwa yang terjadi di film horror tersebut. Hipnosis itu sendiri ialah ilmunya, tapi penggunaannya bisa bermacam-macam, misalnya ada yang digunakan untuk pertunjukan atau hiburan biasanya disebut Stage Hypnosis, ada juga Dental Hypnosis yang digunakan untuk keperluan dokter gigi, Forensic Hypnosis untuk membantu keperluan investigasi atau penggalian informasi dari memori, dan ada pula yang membantu persalinan disebut Hypno-Birthing.

Kalau yang saya dalami ini adalah Hypnotheraphy, khusus untuk penyembuhan yang menekankan pada evolusi mental dan pikirannya. Tapi kemudian saya kembangkan lagi Hipnotherapi ini. Saya menyebutnya ‘mindvolution’. Inilah yang saya terapkan ke pasien-pasien saya di studio. Karena saya mengolaborasikan Hipnoterapi dengan metode brain wave yakni menggunakan musik dan yang terakhir ialah teknik mind-power. Jadi ketiga metode inilah yang saya sebut sebagai mindvolution.

Bisa beri gambaran bagamana cara Anda melakukan hipnoterapi kepada pasien?
Manusia itu memiliki pola gelombang otak dan kesadaran. Misalnya, ketika kita berbicara atau berinteraksi dengan sadar itu yang aktif adalah gelombang beta (38 Hz – 12 Hz). Sementara ketika kita sedang melakukan meditasi atau dalam kondisi tenang, maka gelombang alpha (12 Hz – 8 Hz) yang aktif. Ada pula gelombang theta (8 Hz – 4 Hz) yang menyimpan banyak data memori dan informasi dalam otak kita yang sering juga disebut bawah sadar manusia.

Terakhir ada yang namanya gelombang delta (4 Hz – 0,5 Hz ), dimana aktif saat kita sedang tidur. Kita melakukan evolusi pikiran,memasukan program positif lewat menurunkan gelombang otak. Jadi gelombang beta (sadar penuh) diturunkan dengan menggunakan teknik dan mengacu pada protokol agar menjadi sangat rileks (Profound Somnambulism), sehingga pasien menjadi rileks, baik rileksasi pikiran, mental dan tubuh, sehingga program dan sugesti bisa masuk. Nah, berbicara tentang pikiran, ini sebenarnya dibagi menjadi dua yaitu pikiran sadar dan pikiran bawah sadar.

Pikiran sadar ini mempengaruhi 12 % perilaku, sementara pikiran bawah sadar dapat mempengaruhi sebanyak 88% artinya 9X lebih kuat dari pikiran sadar. Di antara kedua area pikiran ini ada critical factor. Critical Factor inilah yang fungsinya mengkritik dalam pikiran kita. Sebagai contoh dalam pikiran sadar, kita bertekad untuk bisa sukses, tetapi ada critical factor ini yang selalu mematahkan tekad kita tersebut, misalnya meracau dengan sindiran “Mana mungkin kamu bisa sukes, kamu hanya anak dari keluarga kurang mampu!”. Inilah yang sering dialami kebanyakan orang.

Pekerjaan saya ialah membuka gerbang ini, dimana membuat pikiran seseorang rileks sehingga critical factor nya tidak bekerja dan kemudian sugesti pun bisa masuk ke pikiran bawah sadar yang kekuatannya 9 kali lipat lebih kuat dari pikiran sadar. Inilah yang membuat program seperti Money Magnet atau pun Forgiveness diadakan, sehingga kita bisa menginput salah satu program tersebut ke pikiran bawah sadar mereka. Sekali lagi, pikirannya, mentalnya tubuhnya saya buat rileks dan gelombang otaknya diturunkan. Di sini saya tidak boleh sembarangan, kami punya protokol khusus atau standar prosedur (Quantum Hypnotherapeutic Protocol) yang harus ditaati.

Apakah memakai alat khusus dalam standar prosedur itu?
Tidak, kita sama sekali tidak memakai alat. Tapi kami punya skrip yakni kalimat-kalimat yang telah di susun. Jadi kalau kita mau berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar, ada punya bahasanya tersendiri. Bahasa inilah yang kita susun dalam bentuk skrip.

Jadi skrip itu Anda buat sendiri?
Begini, skrip tersebut memang sudah ada standarnya. Namun kita dapat menyusun nya dengan memahami aturan-aturan emas di dalam penyusunan nya. Namun saya seringkali ingin berkreatifitas dalam skrip tersebut untuk lebih mencairkan suasana dengan pasien, agar tidak terlihat kaku. Apalagi kita sering berhadapan dengan pasien yang beda latarbelakang dan usianya. Kita bisa berimprovisasi di dalam skrip, tapi tidak mengubah alur dan pertanyaan atau pun pernyataan dalam skrip tersebut. Hanya saja gaya bahasanya yang diubah. Kita tidak boleh keluar dari standar prosedur yang berlaku.Di dalam perusahaan yang saya dirikan kami memiliki puluhan skrip yang telah disusun secara teliti dan mendalam oleh bagian riset kami dan terus berkembang hingga saat ini.

Apa bisa dianalogikan Hipnoterapis itu sama seperti seorang Motivator?
Menurut pandangan saya kalau motivator itu secara umum memotivasi dari luar yakni pikiran sadar kita. Program Hipnoterapi itu metodenya bertujuan untuk memunculkan motivasi dari dalam, karena itulah motivasi yang paling kuat. Kalau motivasi itu sudah ada dalam diri kita, tidak perlu lagi mencari-cari keluar. Sesekali waktu motivasi di luar memang tetap diperlukan, namun kalo bicara permanen yang lebih kuat tentu pikiran bawah sadar kita yang 88% itu. Kalau yang dimotivasi hanya pikiran sadar kita yang 12%, tentu critical factor lebih cenderung mudah untuk melemahkan pikiran sadar kita tersebut. Maka tak heran jika motivasi yang kita dapatkan dari seminar motivasi tersebut terkadang hanya berbekas sesaat dalam benak kita. Seusai acara, kita tak pernah tahu pasti apakah motivasi tersebut akan bertahan lama atau hanya sepintas lalu saja dalam diri kita.

Apakah semua orang bisa di-hipnosis?
Bisa namun tidak semua orang dapat secara langsung dihipnosis. Setiap orang memiliki tipe sugestibilitas yang beragam. Ada beberapa tipe sugestibilitas : Phsysical Suggestible, Emotional Suggestible dan Intellectual Suggestible. Tentu masing-masing tipe ini memiliki pendekatan yang berbeda sebelum di-hipnosis. Jadi sebenarnya hipnosis tidak bisa dilakukan untuk sesuatu yang ‘enggak-enggak’, karena hipnosis hanya bisa dilakukan seijin oleh orang yang akan di-hipnosis. Oleh karena itu sebelum saya memulai hipnoterapi kepada pasien, saya pasti selalu menanyakan apakah yang bersangkutan mengijinkan saya untuk meng-hipnosis-nya, membantunya masuk kedalam kondisi pikiran yang sangat rileks dan menyenangkan. Ini disebut juga melakukan Hypnotic Contract sebelum proses terapi dimulai dan ini sangat penting.

Nama klinik Hipnoterapi Anda sekarang adalah PT. Astha Brata Wicaksana. Apa tujuan Anda mengubah klinik yang awal mulanya CV menjadi PT sekarang?
CV nya sendiri sudah berdiri tahun 2011, lalu menjadi PT akhir Desember 2012 lalu. Itu lantaran kami lebih banyak memegang klien-klien corporate. Selain Hipnoterapi kami juga memiliki program- rogram pengembangan diri diantaranya Asthabrata Quantum LEAP yang juga klien-klien nya banyak datang dari corporate maupun personal. Selain itu saya sudah punya visi bahwa Astha Brata Wicaksana akan menjadi besar suatu saat nanti. Apalagi saya punya target untuk membuat sebuah akademi yang khusus bergerak di bidang mind power dan behavior, agar mampu mencetak pribadi-pribadi yg handal dan mereka yang menguasai ilmu tentang mind power maupun Hipnoterapi, sehingga dapat bermanfaat kebaikan bagi dirinya dan lingkungannya. Saya punya passion disana.

Apa lagi target-target ke depan yang ingin Anda capai?
Saya berencana untuk terus memperdalam,mengembangkan ilmu Hipnoterapi dan mind power ini dengan belajar dari beberapa guru di luar negeri. Saya sudah agendakan di tahun-tahun ini, pokoknya setiap tahun harus melakukan investasi leher ke atas dari guru-guru terbaik. Saya juga berencana untuk membuat semacam merchandise seperti buku dan beberapa hal yang lainnya, dimana agar orang bisa mengakses informasi yang benar tentang Hipnoterapi itu sendiri. Saya juga berharap Hipnoterapi bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas. Tentunya semoga perusahaan yang kini saya kelola ini bisa tumbuh besar dan semakin besar untuk ke depannya.

Related News

Leave a Reply

Flag Counter

Copyright © 2020 LESTARI MEDIA. All Rights Reserved . Designed by Literatur Negeri